03 April 2011

Terrible Week

This is maybe sound cheesy, but yeah, minggu ini gatau kenapa ya. Semuanya jadi satu. Semua perasaan yg gak enak buat dirasain ada di minggu ini. Gak bisa dijelasin secara detail. Tapi 1 kata yang bisa gambarin semuanya: KEHILANGAN.

Aku nulis postingan ini sambil dengerin instrumen piano yang bisa bikin aku chillin' down lah untuk beberapa saat *pasang tampang sok galau*.

Seminggu ini memang banyak banget masalah. Kayaknya ada ajaaa gitu. Mungkin cuma beberapa org yang tau, aku gamau terlalu koar2 juga. The point is, aku lagi ngerasain kehilangan + 'dibuang' dalam waktu yang bersamaan. Ya, mungkin kalo yg 'dibuang' itu, untuk sekarang gak terlalu jadi masalah utama. Tapi ya udahlah, ternyata cuma salah paham.

Gimana sih rasanya kehilangan orang yang deket sama kita? Yang perhatian sama kita? Yang menganggap kita ini orang terdekatnya, kitapun demikian. Ya itu yg lagi aku rasain. Terus org itu tiba2 pergi gitu aja. Janji dia yang bilang gak bakal bikin kita sedih keputer ulang di kepala kita. Seakan2 'Sebenernya orang yang ngucapin janji itu ada gak sih? Does he / she exist?'

Tapi di saat itu juga aku dapet, kalo yg berhubungan sama manusia itu TIDAK ADA YANG ABADI. Samasekali gak ada. Cinta? Sama aja. Kalo ntar dia ga ada duit, tetep cinta gak? Kalo ntar dia penyakitan, tetep cinta gak? Kalo dia ternyata mandul, tetep cinta gak? Think twice.

Dari situ aku sadar, kalo apa yang berhubungan sama manusia aja GA ADA YG ABADI, berarti apa yang selama dia kasi ke aku, cepat atau lambat, juga akan hilang. Dan mungkin sekaranglah waktunya.

Tapi jangan salah, tetep percayalah sama 'keabadian', yaitu kasih dan cinta dr Tuhan. Aku bersyukur bgt buat minggu ini. Dengan kejadian2 yang ada, hubunganku sama BIGDaddy makin deket. Kita jadi sering ngobrol dan aku lega. 1 hal yang harus kita semua inget: He will always here, no matter what. He will protect you and hug you when you're sad. You're His, so don't worry. He will never ever and ever let you down.

Pas di sekolah aku nulis iseng pake bahasa inggris yang, yeah I know, grammarnya pasti kacau abis xD *sok inggris padahal cuma bisa ngomong tengkyu sama yes*. Here it is:

I know this is the time. I feel so down and sad now. I can't believe this, but I think, I miss you a lot.
I don't want you to know. I keep this feeling alone, no one knows.
You came suddenly to my life. I was so happy that you wanted to be one of my close person.
Do you realize that you've been my vital part? Why you give me some care like that? believe it or not, I fell for you. We were getting closer, closer, and closer. My heart started to change, moved on from the previous one. YOU REPLACED HIM. But I was too scared to start loving you. Because I knew, it won't last forever. Someday, you'll disappear from my life. Easy to come, easy to go.
And now I'm standing there, far far away from you. All I can see is your back and you keep walking away from my side. You don't know, I'm sad here. You don't listen, I'm crying here. You don't see, I'm such a mess without you. And you don't know what I feel, I'm starting to love you.
But what can I say? "Goodbye"? Will you come back?
On our last conversation, you said that you won't to be able here, on my side when we advanced to the next grade. I'll on science class, and you're on social. We won't be so close like this.
Goodbye.
I'm glad that, at least, you've been my close guy.
Thanks for everything that you gave to me.
Honestly, I'm a little jealous when I see you laugh with another girl. Haha, such a stupid thing.
But it's okay, as long as you happy. Maybe He want to show me that you shouldn't be here. Yeah, maybe without you, my life will more wonderful. Believe in His plan :)

Sincerely,
The ulterior girl

No comments: