
The story of nobody who saved everybody: THE LEGO MOVIE
Menceritakan tentang Emmet, seorang buruh bangunan yang hidupnya mengikuti instruksi setiap harinya. Dari mandi, cara membeli kopi, sampe apa yang diobrolin sama temen sesama buruh bangunan tersusun lengkap di buku panduan yang dia bawa kemana-mana. Gak cuma dia, satu kota juga sama. Nothing special in him.
Until something came up and changed his whole life.
Dia nemuin Piece of Resistance secara ngga sengaja, dan menurut ramalan yang nemuin Piece of Resistance itu adalah orang yang spesial (which is ga mungkin orang kayak Emmet dong yang tiap hari cuma ngikutin instruksi). Disini cerita mulai menarik. Emmet yang ngerasa biasa-biasa aja menganggap dia bukan orang yang dimaksud. Tapi ada Lucy yang meyakinkan dia, and I can't get rid of her sentences to convince Emmet: You are the most talented, most important, most interesting, most extraordinary person in the universe. Agak susah ngeyakinin orang-orang disekitarnya, apalagi Emmet cuma punya satu ide yang samasekali gak nyambung sama misinya buat menyelamatkan satu kota: Sofa. Tapi, sofa tadi bisa nyelametin nyawa dia dan temen-temennya. Singkat cerita dia berhasil ngalahin Presiden yang jahat.
This movie taught me a lot. Bisa dibilang aku sama kayak Emmet untuk sekarang, ya ngerasa biasa- biasa aja. Bukan pengguna Twitter dengan jutaan followers cuma-karena-modal-tampang kayak Justin Bieber atau emang-karena-quotesnya-bagus-bagus kayak Wilson Kanadi, bukan Youtube Star jago main gitar kayak Sungha Jung atau jago cover lagu kayak Boyce Avenue yang ditonton banyak orang dan terkenal, bukan pengguna Instagram dengan ratusan like dengan mengupload foto Outfit of The Day (OOTD) super kece (iyalah, badan masih Obesity of The Day gini -__-). Seorang remaja beranjak dewasa, anak perempuan kedua, adik yang selalu dibully sang kakak, kakak yang selalu dibully sang adik, mahasiswa keseringan bolos, bookworm, blogger yang kadang gatau juga mau nulis apa kayak sekarang ini.
But maybe, I haven't find my "Piece of Resistance", Sesuatu yang bisa mengubah hidup, ya bukan berarti juga dalam seketika jadi langsing bohay gitu juga, tapi potensi. Dari film ini aku belajar, bahkan orang yang hidupnya patuh banget sama insruksi, punya potensi dalam bidang tertentu, lalu dikembangkan, dan jadilah ciri khas. Dari ciri khas itu, tumbuh lagi jadi karakter yang kuat. Setelah ngalahin Presiden yang jahat, satu kota mulai nemuin potensi diri masing-masing. They make something new yang nggak ada di buku panduan. They finally live out of the box.
I'm on my way to find it! How about you, guys? :)
No comments:
Post a Comment