17 December 2021

Day 11 #30DaysWritingChallenge - Post some words of wisdom that speak to you

IF GOD BRINGS YOU TO IT,
HE WILL BRING YOU THROUGH IT

Aku tuh anak quotes banget dah, kalo ketemu yang bagus, pasti langsung aku jadikan wallpaper handphone. Kalimat singkat tapi menampar kayak gini tuh penting buat aku, jadi hampir di setiap fase hidup selalu punya quotesnya sendiri. Mungkin lebih tepatnya kalimat yang basicnya dari Firman, karena menemukan cukup banyak quotes yang nilai kebenarannya melenceng (menurut apa yang sudah aku pelajari dan aku yakini, no offense). 

Nah beberapa waktu belakangan, aku sering anxious, takut gimana masa depanku? Mampukah aku melewati ini semua? Pikiran kayak gitu bisa terngiang-ngiang seharian full! Udah ga bener sih ini. Puji Tuhan aku menemukan quotes di atas. Singkat, padat, menampar, seakan bilang "Gausah mikiri takutmu, jalan aja sambil minta tuntunanNya". Selain itu juga mengingatkanku pada ayat berikut:

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. -Filipi 4:8 (TB) 


Ada kata "pikirkanlah", berarti hal-hal yang sudah disebutkan di ayat tersebut akan ada dalam pikiran ketika kita memutuskan untuk memikirkannya, bukan yang secara ajaib datang dengan sendirinya. Artinya, kita perlu memutuskan lalu mengusahakan pikiran tersebut. Aku langsung kayak "Iya juga ya, semua balik lagi ke aku" Okaylah, mungkin di waktu-waktu tertentu can't help untuk khawatir, manusiawi, tapi yang paling penting adalah respon kita setelah pikiran itu datang, apakah akan berlarut-larut di dalamnya sambil mengasihani diri sendiri? Atau mau tangkal pemikiran itu semua dengan Firman? Iya, perlu pake Firman karena ga mungkin banget kita lawan pemikiran itu sendiri, aku sudah coba bertahun-tahun hahahaha. Efeknya hanya sementara, sooner or later, pemikiran itu pasti datang lagi dan kalau dicoba counter dengan pemikiran sendiri, sudah pasti mental. Ini tidak hanya berlaku bagi pemikiran seputar kekhawatiran ya, tapi juga semua pemikiran negatif.

Apakah ketika kita gagal counter hal-hal tersebut dengan Firman, berarti kita gagal juga sebagai manusia? No, don't be too hard on yourself. Give yourself time. Kata "gagal" menurutku keras banget, secara tidak langsung menuntut diri sendiri untuk perfect setiap saat. Padahal, Tuhan ga pernah tuntut segitunya. Dia hanya melihat sikap hati, selama kita berkeinginan untuk terus jadi versi lebih baik di dalam Dia, it's enough for Him.

No comments: